JAKARTA – Narasi kejahatan siber global selalu sama, mengeksploitasi kelemahan mendasar pada layanan email dengan merekayasa email sehingga terbaca sempurna seolah benar seperti layaknya dikirim oleh pengirim sesungguhnya. Siapa saja bisa tertipu karena begitu canggihnya kejahatan email generasi terbaru ini. Banyak yang berpendapat bahwa kejahatan email adalah masalah non-teknis dan untuk menghadapinya dibutuhkan pelatihan dan edukasi. Pendapat tersebut tentu saja tidak salah, tetapi bukan berarti tidak ada teknologi untuk mengatasi bahaya email, terutama serangan email yang disempurnakan.
Similar Posts
Serangan Siber ke Indonesia Capai 1,9 Juta Kali per Hari, Ini Daftar 10 Teratas Tipe Serangan
Liputan6.com, Jakarta – AwanPintar.id telah merilis laporan mengenai situasi keamanan…
AwanPintar.id Catat 685 Juta Serangan Siber di Indonesia Sejak Juli Lalu, Meningkat 97 Persen
TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di…
Waspada ancaman ransomware modern yang makin berbahaya
Jakarta (ANTARA) – PT Prosperita Mitra Indonesia mengingatkan adanya ancaman…
Unjuk Gigi, Peretas Indonesia Bobol Server Malaysia
Jakarta, CNN Indonesia — Peretas yang menamakan dirinya Hacker Sakit…
AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan Siber sepanjang 2024 kepada APJII
Pada 13 Maret 2025 AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan…
Tertangkap, Dua ‘Hacker’ yang Jebol ATM Ratusan Juta di AS
Jakarta, CNN Indonesia — Malware penjebol ATM kembali beraksi. Kali…