Hampir semua bisnis dari berbagai skala menanggung beban ancaman yang sama, yang bernama ransomware. Ransomware saat ini bahkan lebih pragmatis dan fleksibel dalam melancarkan serangan, mereka kerap membangun kemitraan jaringan bawah tanah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. IT Security Consultant PT Prosperita Mitra Indonesia, Yudhi Kukuh mengatakan bahwa meski secara jumlah masih kalah dengan malware lain, namun ancaman ransomware merupakan agresor utama dalam dunia maya. Ransomware bahkan menjadi ancaman paling berbahaya dengan implikasi tak terkira.
Similar Posts
Google Blokir 17 Aplikasi Pinjol Bahaya, Warga RI Jadi Korban
Jakarta, CNBC Indonesia – Google memblokir 17 aplikasi pinjaman online…
WhatsApp uji fitur baru, penggunanya bisa kirim pesan tanpa ponsel – Bagaimana caranya?
Saat ini, aplikasi WhatsApp bergantung pada ponsel pengguna. Sehingga, jika…
Mengenal AwanPintar.id, Pemantau Serangan Siber ke Indonesia
Jakarta – Prosperita Sistem Indonesia membuat sebuah sistem Cloud Security…
Malware Curi Password di Server Linux
KOMPAS.com – Sistem operasi open source Linux terkenal aman dari…
Antivirus Slovakia Sasar Pasar Korporat di Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com – Naiknya kesadaran terhadap resiko keamanan data di…
Screen Recorder di HP Android Mata-matai Anda, Hapus Segera!
Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi perekam layar (screen recorder) yang tersedia resmi…