JAKARTA – Narasi kejahatan siber global selalu sama, mengeksploitasi kelemahan mendasar pada layanan email dengan merekayasa email sehingga terbaca sempurna seolah benar seperti layaknya dikirim oleh pengirim sesungguhnya. Siapa saja bisa tertipu karena begitu canggihnya kejahatan email generasi terbaru ini. Banyak yang berpendapat bahwa kejahatan email adalah masalah non-teknis dan untuk menghadapinya dibutuhkan pelatihan dan edukasi. Pendapat tersebut tentu saja tidak salah, tetapi bukan berarti tidak ada teknologi untuk mengatasi bahaya email, terutama serangan email yang disempurnakan.
Similar Posts
ESET Indonesia Geluti Bisnis “online”
Banyumas (ANTARA News) – Distributor antivirus ESET, PT Prosperita-ESET Indonesia,…
12 Aplikasi HP Dipakai Bajak-Sadap WhatsApp, Hapus Sekarang!
Jakarta, CNBC Indonesia – Tak semua aplikasi HP memberikan manfaat bagi…
Warning Pemilik HP Android, Cepat Hapus 3 Aplikasi Ini
Tim peneliti siber dari ESET menemukan tiga aplikasi berbahaya untuk…
Kasus Videotron Porno di Jakarta Ternyata Ulah Hacker, Seperti Ini Cara Mereka Bekerja!
Videotron yang sempat menayangkan adegan tak senonoh di perempatan Kebayoran…
WhatsApp uji fitur baru, penggunanya bisa kirim pesan tanpa ponsel – Bagaimana caranya?
Saat ini, aplikasi WhatsApp bergantung pada ponsel pengguna. Sehingga, jika…
Apa itu Stuxnet?
Jakarta (ANTARA News) – Sebuah virus komputer yang dirancang untuk…